$type=ticker$cols=4$label=hide$show=post

[Edisi Terbaru]_$type=three$m=0$rm=0$h=420$c=3$snippet=hide$label=hide$show=home

Ramadhan dan Indahnya Berbagi Di Tengah Pandemi Covid-19

Trisno Wardy Putra, S.Sos., M.E.I
Dosen Program Studi Ekonomi Islam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Kementrian Agama Republik Indonesia telah memutuskan bahwa 1 Ramadhan 1441 H, jatuh pada tanggal 24 April 2020. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama Facrul Razi di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (23/4/2020). Dengan pengumuman tersebut, maka ummat muslim akan memulai melakukan Ibadah Puasa Ramadhan sebulan penuh sebelum menyambut Idhul Fitri 1441 H.

Puasa (الصوم) maknanya secara bahasa adalah menahan (الإمساك). Adapun maknanya secara istilah adalah, “Ibadah kepada Allah ta’ala yang disertai niat, dengan menahan diri dari makan, minum dan seluruh pembatal puasa, sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, yang dilakukan oleh orang yang tertentu dengan syarat-syarat yang tertentu.” [Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 8].

Ramadhan adalah bulan yang mulia dan memiliki banyak keutamaan, selain ibadah puasa dan shalat tarwih yang kita laksanakan setiap malamnya. Masih banyak ibadah yang lain untuk bisa kita lakukan dibulan ramadhan, seperti membaca Al-Qur’anul Karim, memberi makan bagi orang yang  berbuka puasa, membayar zakat, infak dan sedekah serta ibadah-ibadah lainnya.

Hikmah diwajibkannya berpuasa adalah agar kita semakin memahami besarnya nikmat yang diberikan Allah Shubahanahu wa ta’ala. Selain itu agar kita juga menjadi hamba yang pandai mensyukuri nikmat yang diberikan-Nya. Puasa juga memberika kita pelajaran untuk  merasakan sebagaimana yang dirasakan orang-orang miskin dalam menahan dahaga dan laparnya. Tujuan ini semata-mata untuk kemudian mengerakkan hati bagi kita untuk selalu berbagi.

Indahnya Berbagi di Tengah Pandemi
Pandemi covid-19 telah menguncang dunia, tidak hanya dibidang kesehatan tetapi juga dibidang perekonomian. Bahkan hampir disemua lini, mulai dari pemberhentian operasi perindustrian sampai dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi karyawannya. Tentunya ini adalah masa-masa sulit yang dialami bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat kelas menengah-kebawah.

Untuk mengantisipasi tambah buruknya perekonomian kedepan, pemerintah diharapkan dapat memberikan solusi dalam menangani hal ini. Selain peran pemerintah, masyarakat juga perlu andil dalam membantu sesama. Membangun solidaritas kebersamaan ditengah-tengah pandemik wabah covid-19 sangat diperlukan, apalagi dengan merosotnya Ekonomi Negara kita.

Muslim sejati adalah orang yang selalu berbagi, tidak kemudian mementingkan dirinya sendiri. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam sang teladan ummat mencontohkan kepada kita bagaimana beliau sering berbagi kepada orang yang tidak mampu, terlebih lagi dibulan ramadhan beliau sangat sering untuk berbagi.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Nabi Shalallahu ‘alaihi wasalam adalah orang yang paling bergemar sedekah. Semangat beliau dalam bersedekah lebih membara lagi ketika bulan Ramadhan tatkala itu Jibril menemui beliau. Jibril mengajarkan Al-Qur’an kala itu. Dan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam adalah yang paling semangat dalam melakukan kebaikan bagai angin yang bertiup.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Setiap muslim hendaknya selalu tampil digarda terdepan dalam melakukan kebaikan sekecil apapun itu. Terlebih lagi disaat seperti ini, dimana kebanyakan saudara-saudara kita yang lain sangat membutuhkan uluran tangan kita. Maka mari kita sambut ularan tangan tersebut dengan mengeluarkan sebagian dari rezki yang kita peroleh, baik itu dengan mengeluarkan zakat ataupun infak/sedekah semampu yang bisa kita bantu untuk mereka. Serta memperbanyak do’a kepada Allah Shubahanahu wa ta’ala, semoga wabah covid-19 segera berakhir. Lekas pulih Indonesiaku. []

KOMENTAR


Nama

Buya Risman,36,Edisi Terbaru,39,Ekonomi Islam,8,Ghazwul Fikri,6,Infografis,3,Khazanah,8,Kolom,73,Konsultasi,4,Mutiara Takwa,5,Opini,10,Sains,4,Sajian Khusus,17,Sajian Utama,50,
ltr
item
Majalah Tabligh: Ramadhan dan Indahnya Berbagi Di Tengah Pandemi Covid-19
Ramadhan dan Indahnya Berbagi Di Tengah Pandemi Covid-19
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFiFWFE3paibrmQPZReAIfwbXDaEskIPeRJ-F6-XcH-_jEUZf_wAyQuomwsClZWKAS85lLSMhMPtO56O7DiMfIDB9MgdqpPy3JhzTiC3V_-DQUSQbldWAYupnE625vW5Ta6hyphenhyphenVKpn5FX0/s320/Trisno-Wardy.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFiFWFE3paibrmQPZReAIfwbXDaEskIPeRJ-F6-XcH-_jEUZf_wAyQuomwsClZWKAS85lLSMhMPtO56O7DiMfIDB9MgdqpPy3JhzTiC3V_-DQUSQbldWAYupnE625vW5Ta6hyphenhyphenVKpn5FX0/s72-c/Trisno-Wardy.jpg
Majalah Tabligh
https://www.majalahtabligh.com/2020/04/ramadhan-dan-indahnya-berbagi-di-tengah-pandemi.html
https://www.majalahtabligh.com/
https://www.majalahtabligh.com/
https://www.majalahtabligh.com/2020/04/ramadhan-dan-indahnya-berbagi-di-tengah-pandemi.html
true
945971881399728876
UTF-8
Muat semua Tidak ditemukan TAMPILKAN SEMUA Baca lagi Jawab Cancel reply Hapus Oleh Beranda PAGES POSTS Tampilkan semua Rekomendasi untuk Anda UPDATE ARSIP CARI SEMUA POS Not found any post match with your request Kembali Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy