$type=ticker$cols=4$label=hide$show=post

[Edisi Terbaru]_$type=three$m=0$rm=0$h=400$c=3$snippet=hide$label=hide$show=home

Respon Terhadap Pernyataan Najib Hamid

Menarik pernyataan Sahabatku Najib Hamid, dan saya setuju dengan point-point yang beliau sampaikan. 

Dengan semangat yang sama saya ingin memberi respon sebagai berikut:

1. Kelompok Pertama ini agak benar, karena memang ketika Muhammadiyah dipimpin oleh orang- orang yang tidak memiliki keberanian untuk melakukan koreksi terhadap pemerintah (qaulul haq 'inda sulthanin ja-ir), apalagi mendukung rezim yang tidak berpihak kepada dakwah, maka Muhammadiyah akan kehilangan roh jihadnya sebagai gerakan Islam dakwah amar makruf nahi munkar.
Tetapi strategi mereka dengan melakukan kampanye negatif tentu tidak sesuai dengan Kepribadian Muhammadiyah. 
Yang harus mereka lakukan adalah amalan intiqad (kritik) internal (langkah 12), dan para pemimpin Muhammadiyah harus membuka diri untuk dikritik, dan kritik jangan dianggap sebagai hal yang tabu. Kritik harus dilihat sebagai pengamalan taushiyah bilhaq dan taushiyah bishshabri.

Kelompok ini harus diberikan nasehat yang benar agar tidak melakukan cara-cara yang tidak sesuai dengan Kepribadian Muhammadiyah. 

2. Kelompok Kedua ini jelas tidak benar dan ini berbahaya bagi Persyarikatan Muhammadiyah, karena berpotensi merusak ideologi dan indepedensi Muhammadiyah, dan kelompok ini malah mau saja menjual Muhammadiyah dengan harga murah apalagi mahal untuk sekedar memperoleh keuntungan bagi pribadi dan kelompok mereka, baik keuntungan politik atau jabatan maupun keuntungan materi berupa uang dan fasilitas.

Kelompok ini harus diberikan teguran dan peringatan keras, dan diberikan sanksi yang tegas karena telah melakukan makar terhadap ideologi Muhammadiyah. 

3. Kelompok Ketiga  telah mendekati kebenaran, tinggal membuang kata mengatasnamakan penyelamat organisasi menjadi Kelompok Penyelamat Organisasi (KPO) atau Kelompok Pengawal Ideologi dan Independensi Muhammadiyah (KPIM). 
Kelompok ini harus berusaha secara maksimal untuk mengawal ideologi dan indepedensi Muhammadiyah dari pengaruh dan kemasukan orang-orang yang berfaham sekulerisme, pluralisme dan liberalisme (SEPILIS), Syi'ah, Ahmadiyah, gerakan radikalisme dan ekstrimisme, ideologi dan aliran yang bertentangan dan tidak sejalan dengan Al Quran dan As Sunnah serta ideologi dan faham beragama sebagaimana yang termuat dalam berbagai dokumen resmi Persyarikatan Muhammadiyah.

Di Muhammadiyah tidak ada yang boleh frustasi dan tidak ada pula yang boleh merasa kecewa, karena di Muhammadiyah tidak ada bagi-bagi kekuasaan, kekayaan dan fasilitas. Di Muhammadiyah yang ada berbagi tanggung jawab. Setiap pribadi di Muhammmadiyah baik sebagai Pimpinan maupun anggota memiliki kesempatan yang sama menjadi aktifis dakwah sesuai posisi, kualifikasi dan profesi yang mereka miliki.

Jangan menjadi pengkhianat di Muhammadiyah dan mengkhianati amanah yang diberikan oleh Allah SWT melalui Persyarikatan Muhammadiyah dengan cara:

1. Memanfaatkan Muhammadiyah dengan segala fasilitas, pengaruh, citra dan kebesaran yang dimilikinya untuk kepentingan dan keuntungan pribadi dan kelompok termasuk kepentingan dan keuntungan politik berupa jabatan kekuasaan  yang tidak berorientasi kepada kepentingan dakwah, visi & misi Muhammadiyah. 

2. Tidak melaksanakan amanah sebagai Pimpinan Persyarikatan. Bersedia menerima jabatan tetapi tidak menunaikan tanggung- jawabnya secara maksimal. Menjadi Pimpinan hanya sekedar numpang dan nampang nama, tetapi tidak memiliki dedikasi dan konstribusi terhadap gerakan dakwah Muhammadiyah. 

3. Memusuhi Muhammadiyah dengan memberikan dukungan kepada gerakan atau partai yang perjuangannya tidak sejalan dan bertentangan dengan ideologi Muhammadiyah, seperti mendukung RUU HIP yang secara tegas ditolak oleh Muhammadiyah, karena berpotensi mendegradasi Pancasila, dan yang lebih jahat lagi mendegradasi Tuhan dan Agama di bawah kebudayaan. 

Semoga tulisan ini dapat menjadi bahan renungan bagi setiap Pimpinan, kader dan warga Muhammadiyah yang masih mencintai Muhammadiyah dengan segala ideologi, misi dan visinya.

Nashrun Minallahi Wa Fathun Qarieb


KOMENTAR

Nama

Buya Risman,29,Edisi Terbaru,12,Ekonomi Islam,7,Ghazwul Fikri,6,Khazanah,8,Kolom,60,Mutiara Takwa,5,Opini,7,Sains,4,Sajian Khusus,17,Sajian Utama,23,
ltr
item
Majalah Tabligh: Respon Terhadap Pernyataan Najib Hamid
Respon Terhadap Pernyataan Najib Hamid
https://1.bp.blogspot.com/-J8ntCACSQ3k/Xo2Alu6vOnI/AAAAAAAAAw8/BS2tQMO5W2Mxyyr9id1W76pwwGNirkoUQCPcBGAYYCw/s320/Risman%2BMuchtar.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-J8ntCACSQ3k/Xo2Alu6vOnI/AAAAAAAAAw8/BS2tQMO5W2Mxyyr9id1W76pwwGNirkoUQCPcBGAYYCw/s72-c/Risman%2BMuchtar.jpg
Majalah Tabligh
https://www.majalahtabligh.com/2020/07/respon-terhadap-pernyataan-najib-hamid.html
https://www.majalahtabligh.com/
https://www.majalahtabligh.com/
https://www.majalahtabligh.com/2020/07/respon-terhadap-pernyataan-najib-hamid.html
true
945971881399728876
UTF-8
Muat semua Tidak ditemukan TAMPILKAN SEMUA Baca lagi Jawab Cancel reply Hapus Oleh Beranda PAGES POSTS Tampilkan semua Rekomendasi untuk Anda UPDATE ARSIP CARI SEMUA POS Not found any post match with your request Kembali Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy