$type=ticker$cols=4$label=hide$show=post

[Edisi Terbaru]_$type=three$m=0$rm=0$h=420$c=3$snippet=hide$label=hide$show=home

MERAWAT KEMERDEKAAN, MENJAGA KEDAULATAN


 “Hubbul Wathan dan nahi mungkar itu dapat ditemukan dari sumber ajaran Islam dan praktek sejarah umat Islam dari dulu hingga sekarang,” demikian menurut Doktor Teungku Andri Nirwana, Kolumnis Rubrik Tafsir Majalah Tabligh ketika ditanya soal peran umat Islam dalam perjuangan kemerdekaan.

Tanpa bermaksud mengglorifikasi umat Islam dan menafikan umat yang lain, Irham Wibowo menyatakan, perjuangan kaum Muslimin dalam menegakkan bendera Merah Putih dan memerdekakan bangsa Indonesia tidak bisa lagi dianggap sebelah mata. Tidak bisa lagi dihitung jasad pejuang Muslim yang gugur di medan laga, merelakan dirinya menjadi martir dalam jihad fisabilillah demi kemerdekaan Indonesia. Perjuangan yang berdarah-darah adalah wujud ikhtiar umat Islam bersama seluruh komponen bangsa agar Nusantara tidak menjadi koloni bangsa imperialis dan meneguhkan posisi pribumi sebagai pemilik sah republik ini.

Menurut Irham yang aktif sebagai mubaligh di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Umbulharjo, selain dari medan pertempuran, para cerdik pandai hingga alim ulama bekerja dalam keheningan untuk mencerdaskan bangsa. Dari tangan mereka kelak lahir menjadi petarung-petarung handal di meja perundingan seperti: H. Agus Salim, Moh. Natsir, Syafruddin Prawiranegara, dll.

 

Bahkan menurut Muhammad Nasri Dini, penggerak dan pionir kemerdekaan adalah umat Islam, tokoh-tokohnya dari kalangan ulama dan santri yang menggerakkan rakyat. Kalimat takbir penyemangatnya. Nasri yang saat ini menjabat sebagai Kepala SMP Imam Syuhodo berpendapat bahwa: jargon MERDEKA ATAU MATI adalah terjemahan para kiai terhadap slogan perjuangan mujahidin ISYKARIMAN AW MUTSYAHIDAN.

Akan tetapi saat ini kondisi bangsa Indonesia saat ini menurut Ustadz Andri seperti “sebuah belanga yang berisi kuah ikan tapi yang pegang centongan nya orang lain”; Merdeka tapi tak berdaulat! Sementara itu, dalam pandangan Irham Wibowo, secara de facto kemerdekaan bagi seorang Muslim adalah dirinya secara leluasa bisa menjalankan segala macam perintah Tuhan-nya. Kemerdekaan hakiki bagi seorang Muslim adalah kebebasan bagi dirinya untuk melaksanakan hukum Ilahi dalam bermuamalah, beribadah, hingga menjalankan pemerintahan.

Dalam Jajak Pendapat Umum mengenai Kedaulatan dan Kemerdekaan yang dirilis Majalah Tabligh, tidak sedikit yang berpendapat bahwa saat ini kita tidak merdeka atau berada dalam tekanan (baca: ancaman).

Ancaman Terhadap Kemerdekaan

Menurut Irham, ancaman riil yang bakal menimpa bangsa Indonesia tidak lagi berbentuk invasi pasukan bersenjata yang hendak merebut kedaulatan negeri ini, namun lebih berwujud perang kemajuan teknologi. Bentuk-bentuk serangan kini lebih berwujud siber. Ditambah dengan kapasitas angkatan bersenjata dan alutsista yang mumpuni, bisa dipastikan negara yang tidak punya keunggulan tersebut bakal jadi bulan-bulanan. Terbukti banyak negara di Afrika yang kini mempersilakan teritorialnya untuk dijadikan markas armada militer asing.

Oleh karena itu patut untuk diwaspadai bagi Indonesia, jangan sampai kecolongan dan kalah modern alutsista termasuk kekuatan siber dan intelijennya. Tak lupa, rakyat juga harus diedukasi dengan penanaman nilai-nilai cinta tanah air.

 

Sementara menurut Ustadz Nasri yang juga aktif di Majelis Tabligh PCM Blimbing-Sukoharjo, kedaulatan Indonesia terancam dari para penguasanya yang lebih memihak asing daripada rakyatnya. Penerapan hukum juga nampaknya lebih menguntungkan asing dan pro asing, serta merugikan rakyat.


..Selanjutnya bisa dibaca pada edisi cetak..

KOMENTAR


Nama

Buya Risman,36,Edisi Terbaru,39,Ekonomi Islam,8,Ghazwul Fikri,6,Infografis,3,Khazanah,8,Kolom,73,Konsultasi,4,Mutiara Takwa,5,Opini,10,Sains,4,Sajian Khusus,17,Sajian Utama,50,
ltr
item
Majalah Tabligh: MERAWAT KEMERDEKAAN, MENJAGA KEDAULATAN
MERAWAT KEMERDEKAAN, MENJAGA KEDAULATAN
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim6Ez42rgBaCEpg55pCvU68Ht5h_QEi9TBh9MjDDgmV3H2Vg-jqnTLrSVcmw_Ld-MTw4XuSDYhN4sciYIkvgL-_eww_GZNa2SQQ6W3saFZ4dFqPMRtilcOGI0hBPyoaE0oeoRCSitjCLQ/s320/0-Cover-1-4_Page_1.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim6Ez42rgBaCEpg55pCvU68Ht5h_QEi9TBh9MjDDgmV3H2Vg-jqnTLrSVcmw_Ld-MTw4XuSDYhN4sciYIkvgL-_eww_GZNa2SQQ6W3saFZ4dFqPMRtilcOGI0hBPyoaE0oeoRCSitjCLQ/s72-c/0-Cover-1-4_Page_1.jpg
Majalah Tabligh
https://www.majalahtabligh.com/2021/08/merawat-kemerdekaan-menjaga-kedaulatan.html
https://www.majalahtabligh.com/
https://www.majalahtabligh.com/
https://www.majalahtabligh.com/2021/08/merawat-kemerdekaan-menjaga-kedaulatan.html
true
945971881399728876
UTF-8
Muat semua Tidak ditemukan TAMPILKAN SEMUA Baca lagi Jawab Cancel reply Hapus Oleh Beranda PAGES POSTS Tampilkan semua Rekomendasi untuk Anda UPDATE ARSIP CARI SEMUA POS Not found any post match with your request Kembali Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy